Wednesday, June 30, 2010

Trip to Jakarta

Dua hari di Jakarta dengan sepenuhnya menggunakan transportasi publik, kesan pertama yang aku dapatkan, capek jalan kakinyaaaaa........
Beneran deh .... orang Jakarta memang terlatih untuk banyak jalan kaki ya ....
Padahal .... di Semarang, aku yang manja banget untuk jalan, secara di kota banyak becak bertebaran. Dari kantor Pahlawan ke simpanglima aja naik becak ....  :)
Coba lihat, halte busway yang paannjaang itu .... kalau dihitung, untuk sekali naik ke halte busway, ada jarak lebih dari 100m yang mesti ditempuh. Ditambah dengan turunnya, jadi ada lebih dari 200 meter kan jalan kakinya ... he..he.... Belum lagi kalau lokasi yang ditempuh lumayan nanggung jaraknya dari posisi pemberhentian halte :)
 foto diambil dari (wignyokarsono4.wordpress.com)

Seperti perjalananku kemarin, di mulai dari bandara Soetta, dari terminal 1A, pakai Bis Damri jurusan Blok M. Turun di halte Masjid Al Azhar. Disambung dengan jalan kaki ke kantor tujuan sekitar 150-an meter dari halte.
Sempat mau naik ojek, bapak ojeknya yang nggak mau :) kata dia , jalan kaki aja bu... deket kok.
Pffh ... akhirnya ya jalan kaki juga deh .... jadi kangen sama becak :)
Pulangnya, dari kantor ke halte busway, menelusuri lorong-lorong halte busway sebelum akhirnya terdampar di busway jurusan Kota. Turun di halte BI, jalan kaki lagi sampai di depan kantor meneg bumn, trus naik taksi ke daerah Johar Baru.
Pagi, berangkat dengan rute yang sama. Kali ini mencicipi bajaj bbg (bahan bakar gas), turun di depan kantor telkom, lanjut dengan jalan kaki ke halte busway BI.
Hasilnya .... sampai di kantor dengan berpeluh ... sehaatt .....

ini dia penampakan moda transportasi umum yang menemani perjalananku ....
foto bajaj diambil dari sini, foto busway diambil dari sini



"hidup ini indah, maka syukurilah"

Saturday, June 12, 2010

TKD nya Mbak Ifa

Alhamdulillah, akhirnya selesai juga TKD (Tes Kemampuan Dasar) dan UAS yang dilaksanakan di sekolah Ifa.
TKD atau Tes Kemampuan Dasar adalah tes yang dilaksanakan ketika murid sudah melampaui materi kelas III
semester 2, murid harus tuntas dalam penguasaan Tiga Kemampuan Dasar (TKD) membaca, menulis dan berhitung. Untuk membaca dan menulis, Insya Allah nggak ada kekhawatiran , secara Ifa sudah bisa posting blog gitu lo .. :)
Yang agak khawatir di kabataku (kali bagi tambah kurang) nya terutama item pembagian.
Whatever lah ....
Sekarang tinggal menunggu hasil akhir. Apapun hasilnya, yang penting Ifa sudah berusaha. Itu prinsip saya sebagai Ibunya.
Pada anak-anak, saya memang lebih menekankan proses, dan menghargai apapun hasil yang mereka dapatkan.


"hidup ini indah, maka syukurilah"

Thursday, June 03, 2010

Kober atawa Kopdar Bermutu

Hari Sabtu, nggak jadi libur deh, gara-gara didaulat jadi project owner acara nya Telkom & Loenpia, Kober atawa Kopdar Bermutu.
Temanya kali ini Photo Blogging:Pictures Speak Louder Than Words. Rame banget deh ... Yang datang nggak cuma dari Loenpia, ada juga dari berbagai komunitas lain di Semarang, antara lain, grup fotografer dari KFS(Komunitas Fotografi Semarang), AISEC Undip, DOS, Twitter grup, de es be ...
Pematerinya ada Ahmed Dee salah satu penggiat Semarang Daily Photo dan Rahman Hakim, pembicara kedua, yang juga pendiri Kfsemarang.com.

Foto-fotonya minjem dari jepretannya Munif



"hidup ini indah, maka syukurilah"

Monday, February 22, 2010

Pe Er nya Ifa

Kemarin, hari Ahad, ngebantuin mba Ifa bikin pe er. tugasnya, mencari gambar tari tradisional dan upacara adat di Indonesia.
Untunglah ada om google yang mempermudah tugas kali ini ... ( mmm ... sebenernya termasuk  tugas- tugas yang kemarin juga siiih ... :)
Ternyata, tidak sulit mencari gambar-gambar dimaksud. Tidak lebih dari tiga puluh menit saja, daftar gambar sudah disimpan di folder Ifa.
Tinggal merangkai di word, dan di print out tentunya.
Nah, jika sebelumnya bagian ini masih 50% dikerjakan oleh uminya, kali ini, bagian uminya hanya 20% saja, selebihnya, diselesaikan oleh Ifa dengan sangat baik :) saking semangatnya, font nya pun diutak-atik juga sama Ifa. Walhasil, jadilah kliping yang cantik ala Ifa. Congratulation Girl !!!  You've done your best :)

"hidup ini indah, maka syukurilah"

Thursday, February 11, 2010

Direct Selling, Incomenya tak sesederhana modalnya

Alhamdulillah, seiring perjalanan usia usaha keagenan busana muslim kami, mempertemukan kami dengan banyak sahabat-sahabat baru, yang menjadi agen kami.
Beberapa agen kami melakukan pemasaran dengan metode direct selling. Ada yang sambil menunggu anak di sekolah TK atau Playgroup, ada yang melalui kelompok pengajian, dan komunitas-komunitas lainnya.
Meskipun tidak punya toko sendiri, omset belanja kumulatif bulanan mereka relatif besar. Tidak kalah dengan mitra-mitra kami punya yang memilili toko baik offline maupun online. Saya katakan kumulatif, karena memang tipe seperti ini, total omset per transaksinya tidak besar, tapi frekuensi pembeliannya relatif sering. Bahkan ada agen yang tiap hari datang ke rumah yang merangkap toko kami. Modal awal mereka tidak besar, kisarannya tidak lebih dari lima ratus ribu. Tapi turn overnya cepat. Sehingga kalau dihitung, omset per bulannya jadi besar lho....
Mereka ini melakukan pemasaran dengan modal katalog dan contoh barang. Contoh barang ini dibawa untuk menunjukkan kepada calon pembeli seperti apa kualitas kain, dan seberapa besar ukurannya.

Kekuatan dari sistem direct selling adalah tradisi kemandirian layanannya ke konsumen.
Selain itu, metode ini tidak kenal masa sepi. Disaat usaha ritel busana muslim mengalami sepi pasar di bulan-bulan pasca idul fitri dan idul adha, teman-teman yang aktif direct selling tidak kehilangan pesanan :)

Melihat hal ini, khusus untuk teman-teman yang aktif menjalankan pemasaran dengan direct selling,  kami memang memberikan keleluasaan untuk minimal transaksi. Dengan demikian, mereka bisa langsung memenuhi kebutuhan pemesan tanpa menunggu akumulasi jumlah tertentu. Ada pesanan 1 buah pun, mereka tetap bisa membeli di kami dengan diskon yang tetap sama. Alhamdulillah, pelanggan mereka lebih puas, omset teman-teman juga meningkat, ujung-ujungnya omset kami juga ikutan bertambah :)
Rata-rata yang tertarik untuk menjalankan usaha semacam ini adalah ibu-ibu rumah tangga. Tapi jangan salah, ada juga lho bapak-bapak yang aktif juga jadi agen kami :)
Dari mereka inilah kami belajar, bahwa yang sederhana bisa menghasilkan sesuatu yang besar. Kuncinya, terus bergerak, menawarkan dan menjual. Tidak harus punya modal besar, asal mau memulai dan mau bergerak take action, Insya Allah, ada jalannya.


"hidup ini indah, maka syukurilah"

Tuesday, January 05, 2010

Duren


Aku terlahir dari keluarga yang semuanya penggemar buah berduri ini.
Dan ternyata takdir mempertemukan saya dengan suami yang tidak suka dengan duren. Jangankan mencicipinya, baunya saja sudah tidak tahan :)
Bagusnya, dia tidak pernah melarang aku untuk membeli maupun makan duren. Dia menghargai selera saya yang satu ini. Jadi saya pun menghargainya dengan membatasi konsumsi durian di depannya. Padahal, duren itu paling enak dimakan rame-rame, sambil nduliti yang tersisa dan lengket-lengket di kulitnya, seperti dulu yang dilakoni oleh kami lima bersaudari (karena perempuan semua).

Kadang-kadang ketika aku makan durian, blio nyoba nyicip-nyicip dikit. Mmm.. mulai bisa menerima aromanya. Setelah itu mulai bisa menerima rasanya juga. Lama-lama doyan juga, meskipun nggak yang sampai pada tahap seperti aku. At least bisa bilang kalau duren itu enak, beda dengan aku yang bilang duren itu ennnakkk banngett. Tapi tetep...belum seasyik waktu makan duren berlima.


Ternyata eh ternyata,  mbarepku, Ifah mewarisi selera ibunya. Jadi sekarang, aku sudah dapat soulmate untuk urusan makan duren ..

--gambar ngambil dari sini

"hidup ini indah, maka syukurilah"

Cinta Tanpa Syarat

Bunda mencintaimu anakku
Bunda menyayangimu anakku
Segenap hati dan pikiran tercurah hanya untukmu
Selaksa harap dan cita, bunda lukiskan untukmu

Masa berganti
hari berbilang ... bulan berlalu .. bilangan tahun menghampiri ...

bayi mungil bermata bening
baru kemarin bunda menimangmu
kini tapak kakimu mulai tegak melangkah

lekas besar anakku ...
jadilah hamba yang tunduk pada Penciptanya
jadilah hamba yang membawa manfaat untuk semesta


kota lumpia, januari 2010

by: husna m



"hidup ini indah, maka syukurilah"

Wednesday, October 28, 2009

Meneladani Perjalanan Sa'i Ibunda Hajar

Disampaikan oleh Ust Nurul Hamdi pada acara Walimatus Safar Rekans Jamaah Mushalla Al Firdaus.

Ibadah Sa'i merupakan salah satu rukun Haji dan umrah yang dilakukan dengan berjalan kaki (berlari-lari kecil) bolak-balik 7 kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dan sebaliknya. Kedua bukit yang satu sama lainnya berjarak sekitar 405 meter.
Ibadah Sa'i pada hakikatnya merupakan napak tilas perjalanan penuh cinta hakiki kepada Allah yang dilakukan oleh hamba-hamba Allah yang luar biasa Nabi Ibrahim dan Ibunda Hajar.

Dikisahkan tatkala Ibrahim ra.a, diperintahkan oleh Allah untuk mengajak anak dan istrinya ke lembah tandus dan kemudian diperintahkan pula untuk meninggalkan kekasih hatinya Ibunda Hajar serta anak satu-satunya , Ismail r.a, sendiri di padang itu. Ismail yang telah dinantikan bertahun-tahun lamanya, di usia yang masih bayi, harus di tinggalkan di sebuah padang yang sangat tandus, yang bahkan rumput pun tak bisa tumbuh, sebagaimana dilukiskan dalam QS. Ibrahim : 37. Tanpa bekal yang cukup dan tanpa perlindungan.
Mestinya bisa saja Hajar menolak untuk ditinggalkan, bisa saja Hajar memanggil suaminya dan memintanya untuk tetap tinggal bersama. Namun ketika Hajar mendapatkan jawaban bahwa apa yang dilakukan suaminya adalah karena perintah Allah swt, Hajar pun patuh dan ikhlas.

Setelah berhari-hari berada di padang yang tandus, dan perbekalan telah habis, Ibunda Hajar pun kekurangan makan dan minum, yang berakibat produksi ASInya berkurang, sehingga dia tidak dapat lagi memberikan air susu untuk anaknya Ismail yang masih bayi.
Kekhawatiran Ibunda hajar atas keselamatan anaknya mendorong dia untuk berusaha sekuat tenaga mencari-cari sumber air. Dia berlari ke daerah yang tinggi agar bisa memperoleh pandangan yang lebih luar. Yang beliau tuju adalah bukit Shafa. Beliau mengedarkan pandang ke seluruh arah melihat ke sekitar adakah sumber air yang bisa diambil. Karena tidak menemukannya, beliau berlari turun bukit, kemudian naik lagi ke bukit Marwah. Hal yang sama beliau lakukan. Karena tiada didapat juga sumber air yang di cari, beliau kembali menuju ke bukit Shafa, memastikan lagi, barangkali tadi terlewat oleh pandangannya. Tak juga ditemukan, beliau berlari kembali ke bukit Marwa. Demikian berulang-ulanga sampai tujuh kali sambil terus bermohon pada Allah Swt. Jarak antara kedua bukit ini kurang lebih 500-an meter.

Atas ijin Allah swt, sebagai buah dari ikhtiar yang tidak kenal lelah ini, memancarlah sumber air Zam-zam dari sela-sela kaki mungil Ismail.

Kita semua tahu, sumber air zam-zam tak pernah kering sampai saat ini, meskipun setiap harinya dikonsumsi jutaan orang dari seluruh penjuru dunia yang datang ke Makkah.

Dari Ibunda Hajar kita belajar tentang keyakinan yang dalam atas pertolongan Allah. Dalam keadaan sulit, hanya kepada Allah tempat bermohon dan meminta. Tak hanya duduk bersimpuh menengadahkan tangan berdoa memohon saja, Ibunda Hajar juga berikhtiar dengan sangat keras. Bisa dibayangkan, perempuan, dalam keadaan lapar dan haus, panas terik, berlari-lari sejauh 4 kilo meter lebih.
Dan buah dari ikhtiar dan tawakal tersebut, jauh melampaui ekspektasinya. Yang beliau minta hanyalah sumber air untuk minum dia dan anaknya untuk bertahan hidup, namun Allah berikan jauh lebih banyak, berupa mata air yang tak pernah kering, dan Allah jadikan lembah Makkah sebagai tempat suci.

Ibunda Hajar telah mengajarkan pada kita, bahwa dalam setiap kesulitan, teruslah berikhtiar, dan senantiasa bertawakkal pada Allah swt.

wallahu'alam bisshawab

Wednesday, August 26, 2009

TAQWA

Mau bikin resensi acara tadi pagi, sebelum menguap dari ingatan.
Ciri orang yang bertaqwa pada seorang muslim dapat dilukiskan dari kata taqwa itu sendiri.

TAQWA - dalam tulisan hijaiyyah terdiri dari 4 huruf : Ta Qof Waw Ya - TQWY.
T = Tawadhu = Bijaksana = Wisdom
Q = Qona'ah = Efisien
W= Wara' = Berhati-hati
Y = Yaqin = Optimis



Tuesday, August 25, 2009

Puasa Sambil Menyusui

Alhamdulillah, tiga hari kemarin, masih bisa puasa penuh, dan masih tetap bisa bawa pulang ASIP.
Awalnya sempat ragu apakah mau puasa atau tidak , karena memang ada keringanan kan untuk ibu menyusui, terlebih karena melihat histori tahun lalu ketika hamil terpaksa tidak puasa selama sekitar 7 hari karena mual berat.
Apalagi Wafiq tinggal sebentar lagi saja ASI Ekslusif nya. Sekarang umurnya sudah 5 bulan 1 minggu 4 hari.
Setelah baca-baca literatur di selasi.net dan di infobunda Insya Allah jadi mantap untuk tetap berpuasa saja.
Pada prinsipnya kan produksi ASI itu sesuai demand. jadi semakin sering dikeluarkan ya akan semakin banyak diproduksi. Dan untuk memproduksi ASI, tubuh akan mengambil cadangan makanan dari si Ibu. Sehingga selama Ibu tercukupi gizinya tidak akan terjadi kekurangan ASI, kecuali pada kasus kekurangan gizi berat sehingga sudah tidak ada lagi cadangan gizi tersisa pada si Ibu. Kalau aku kan nggak yang sampai separah itu kan..
Lha wong sahur dan buka masih tetep bisa makan banyak dan bergizi.

Dan bismillah ... dimulai untuk puasa. Jadwal pumping di kantor tetap seperti biasanya. Meskipun volumenya tidak sebanyak jika tidak puasa. Selain itu tambah jadwal pumping setelah sahur dan setelah buka puasa.
Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada masalah. Justru aku kok merasa kuantitas ASInya jadi lebih banyak ya. Mungkin karena jadwal pumping di tambah dan kesadaran untuk konsisten makan yang bergizi jadi lebih baik karena ingat tantangan yang lebih berat.

Berhubung aku bukan tipe yang bisa makan sekaligus dalam jumlah besar, jadi aku pakai pola makan sbb :
- buka puasa - minum manis (tiga hari ini minum es buah campur), cemilan atau makan dalam porsi kecil
- setelah shalat maghrib - sambil menunggu saat tarawih - minum jus buah
- setelah tarawih - makan pokok dengan porsi normal - minum jus buah
- jam 10 malam sebelum tidur, minum susu
- tengah malam setelah menyusui, minum manis atau minum jus buah.

Untuk menggantikan cairan tubuh aku memang memilih untuk bikin jus, karena praktis ya, langsung minum. Jadi biasanya aku bikin sekalian dalam jumlah yang agak banyak, kira-kira untuk 4-5 kali minum lah, nah kalau mau minum tinggal ambil aja.


Mohon Maaf Lahir Batin Ya ...

Tiga hari sudah puasa ramadhan kita jalani, mudah-mudahan Allah SWT mengijinkan kita untuk sebulan penuh bersama Ramadhan.

Saya, suami, anak-anak, dan keluarga Alizza Fashion Mohon maaf lahir dan batin ya ..

Friday, July 17, 2009

KEUNGGULAN ASI DAN MANFAAT MENYUSUI

Silahkan dibaca dahulu artikel dibawah ini. Kemudian pahami isinya.

Jika sedemikian banyak manfaatnya ... masihkah anda ragu ??

Ayo ... berikan dukungan pada Ibu Menyusui di sekitar anda..


dikutip dari : www.gizi.net/asi/download/




KEUNGGULAN ASI DAN MANFAAT MENYUSUI

Keunggulan dan manfaat menyusui dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu: aspek gizi, aspek imunologik, aspek psikologi, aspek kecerdasan, neurologis, ekonomis dan aspek penundaan kehamilan.

1.Aspek Gizi.

Manfaat Kolostrum

Kolostrum mengandung zat kekebalan terutama IgA untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare.

Jumlah kolostrum yang diproduksi bervariasi tergantung dari hisapan bayi pada hari-hari pertama kelahiran. Walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Oleh karena itu kolostrum harus diberikan pada bayi.

Kolostrum mengandung protein,vitamin A yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran.

Membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan.

Komposisi ASI

ASI mudah dicerna, karena selain mengandung zat gizi yang sesuai, juga mengandung enzim-enzim untuk mencernakan zat-zat gizi yang terdapat dalam ASI tersebut.

ASI mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi/anak.

Selain mengandung protein yang tinggi, ASI memiliki perbandingan antara Whei dan Casein yang sesuai untuk bayi. Rasio Whei dengan Casein merupakan salah satu keunggulan ASI dibandingkan dengan susu sapi. ASI mengandung whey lebih banyak yaitu 65:35. Komposisi ini menyebabkan protein ASI lebih mudah diserap. Sedangkan pada susu sapi mempunyai perbandingan Whey :Casein adalah 20 : 80, sehingga tidak mudah diserap.

Komposisi Taurin, DHA dan AA pada ASI

Taurin adalah sejenis asam amino kedua yang terbanyak dalam ASI yang berfungsi sebagai neuro-transmitter dan berperan penting untuk proses maturasi sel otak. Percobaan pada binatang menunjukkan bahwa defisiensi taurin akan berakibat terjadinya gangguan pada retina mata.

Decosahexanoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) adalah asam lemak tak jenuh rantai panjang (polyunsaturated fatty acids) yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal. Jumlah DHA dan AA dalam ASI sangat mencukupi untuk menjamin pertumbuhan dan kecerdasan anak. Disamping itu DHA dan AA dalam tubuh dapat dibentuk/disintesa dari substansi pembentuknya (precursor) yaitu masing-masing dari Omega 3 (asam linolenat) dan Omega 6 (asam linoleat).

2. Aspek Imunologik

ASI mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi.

Immunoglobulin A (Ig.A) dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Sekretori Ig.A tidak diserap tetapi dapat melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai virus pada saluran pencernaan.

Laktoferin yaitu sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan yang mengikat zat besi di saluran pencernaan.

Lysosim, enzym yang melindungi bayi terhadap bakteri (E. coli dan salmonella) dan virus. Jumlah lysosim dalam ASI 300 kali lebih banyak daripada susu sapi.

Sel darah putih pada ASI pada 2 minggu pertama lebih dari 4000 sel per mil. Terdiri dari 3 macam yaitu: Brochus-Asociated Lympocyte Tissue (BALT) antibodi pernafasan, Gut Asociated Lympocyte Tissue (GALT) antibodi saluran pernafasan, dan Mammary Asociated Lympocyte Tissue (MALT) antibodi jaringan payudara ibu.

Faktor bifidus, sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, menunjang pertumbuhan bakteri lactobacillus bifidus. Bakteri ini menjaga keasaman flora usus bayi dan berguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.

3. Aspek Psikologik

Rasa percaya diri ibu untuk menyusui : bahwa ibu mampu menyusui dengan produksi ASI yang mencukupi untuk bayi. Menyusui dipengaruhi oleh emosi ibu dan kasih saying terhadap bayi akan meningkatkan produksi hormon terutama oksitosin yang pada akhirnya akan meningkatkan produksi ASI.

Interaksi Ibu dan Bayi: Pertumbuhan dan perkembangan psikologik bayi tergantung pada kesatuan ibu-bayi tersebut.

Pengaruh kontak langsung ibu-bayi : ikatan kasih sayang ibu-bayi terjadi karena berbagai rangsangan seperti sentuhan kulit (skin to skin contact). Bayi akan merasa aman dan puas karena bayi merasakan kehangatan tubuh ibu dan mendengar denyut jantung ibu yang sudah dikenal sejak bayi masih dalam rahim.

4. Aspek Kecerdasan

Interaksi ibu-bayi dan kandungan nilai gizi ASI sangat dibutuhkan untuk perkembangan system syaraf otak yang dapat meningkatkan kecerdasan bayi.

Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

5. Aspek Neurologis

Dengan menghisap payudara, koordinasi syaraf menelan, menghisap dan bernafas yang terjadi pada bayi baru lahir dapat lebih sempurna.

6. Aspek Ekonomis

Dengan menyusui secara eksklusif, ibu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makanan bayi sampai bayi berumur 4 bulan. Dengan demikian akan menghemat pengeluaran rumah tangga untuk membeli susu formula dan peralatannya.

7. Aspek Penundaan Kehamilan

Dengan menyusui secara eksklusif dapat menunda haid dan kehamilan, sehingga dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi alamiah yang secara umum dikenal sebagai Metode Amenorea Laktasi (MAL).

Sumber: Buku Panduan Manajemen Laktasi: Dit.Gizi Masyarakat-Depkes RI,2001

Friday, January 23, 2009

Alizza yang Berani

Akhir tahun kemarin, sewaktu acara reuni di Baturaden, ada satu sesion games untuk anak-anak.
Salah satunya, maju untuk menyanyi di depan. Ada sekitar 4 orang anak yang mau maju. Mba Ifa dan Mba Afra nggak mau maju, malu katanya.
Lha ... tiba-tiba, ketika melihat dan mendengar anak-anak yang lain nyanyi bareng, Alizza ikutan tepuk tangan dan menari, trus waktu aku ikutkan maju ke depan... wuih....seneng banget dia. Ekspresinya itu lho... langsung berbinar-binar. Apalagi setelah itu semua yang mau maju dapat hadiah, termasuk Alizza. Alhamdulillah ... Alizza senaaang banget sama hadiahnya. Sampai-sampai kadonya dipegangin terus. Waktu kakaknya mau pinjam juga nggak boleh ... he..he..
Si Kakak nyesel deh... nggak ngira dia kalau gamesnya dapet hadiah :)
Meskipun akhirnya isi kado yang ternyata kaos, belum cukup untuk Alizza, masih kegedean. Walhasil... yang make si kakak juga deh ... :D

Sunday, January 18, 2009

Beruntun

Subhanallah ... tidak menyangka kalau hari ini Bunda dapat amanah beruntun. Awalnya hari Ahad pagi ini, Bunda dapat jatah ketempatan arisan forkiters. Insya Allah diisi dengan ta'lim juga. Ini agenda yang udah dirancang sejak sehabis lebaran lalu. Preparationnya udah lama.
Lha kok kemarin hari kamis dapat surat dari Bu Guru TK kalau Mba Afra hari ini diikutkan lomba Bahasa Inggris. Jam acaranya samaaaa persis dengan jam acara di rumah. Wallahu'alam, semoga mba Afra mau diantar Abi.
Trusss.... acara ke pekalongan yang sedianya dilaksanakan kemarin hari Sabtu, terpaksa diganti hari ini juga, berhubung kemarin pas mau siap-siap berangkat, tiba-tibu si biru ngambek nggak mau distater, jadi akhirnya mesti panggil montir dulu, dan ... baru selesai menjelang senja. So nggak memungkinkan untuk berangkat ke pekalongan sore itu juga, secara hri ahad paginya ada 2 agenda sekaligus. Akhirnya telpon-telpon pihak2 yang harus ditemui di pekalongan bahwa kami baru bisa kesana hari ahad siang. Jadi Insya Allah, nanti siang, selesai acara, Bunda dan Abi langsung meluncur ke Pekalongan.
Hopes, everything is okey ... moga-moga lancara dan fisik bunda cukup kuat. Dede janin nih..sekarang udah tambah kenceng tendangannya, apalagi kalo buat duduk lama-lama :

Friday, January 09, 2009

Bayar Speedy Lewat Internet Banking

He..he... malu deh ya aku. Lha wong kerjanya di providernya speedy lha kok ya nggak tahu caranya mbayar speedy lewat Internet Banking. Jan ndeso tenan. Psalnya, di menu itu kan ada kode area, lha aku masukkan kode area 024 nggak bisa, aku kosongin juga nggak boleh. Yo wis lah ... nyerah. Jadi selama ini, khusus utk speedy, aku mesti jalan ke loket pembayaran rekening di depan kantor situ :)
Lha kok yo nggak pernah nanya sama om Google juga atawa nanya ke 147. Secara loketnya dekat, jadi ya nggak terlalu berasa repot sih. Trus tadi iseng-iseng googling nanya sama si om google gimana caranya. Dan ......tara....... om google emang pinter ... :D
Ternyata sodara-sodara, caranya dari menu pembayaran, sub menu Pembayaan Telkom & Telepon CDMA, trus tuh kolom kode area diisi dengan 3 digit pertama nomor speedy. Trus digit keempat dan seterusnya diisikan di kolom nomor telepon .. :D Gitu lho ... So simple gitu ternyata ... :D
Itulah yang namanya malu bertanya .. jadi jalan-jalan kemana-mana .. hi..hi...
Jadi ... sekarang berkurang lagi satu alasan keluar dari meja kerja ...
Sayangnya, ada fitur dari Internet banking yang aku pengin tapi sampai sekarang belum bisa dipenuhi dari pihak bank manapun . Apaan tuh ... ??? Menu PENARIKAN TUNAI ... he..he..
Asyik kan kalau tarik tunai bisa via IB juga ... trus delivery order ke rumah :D ...


Wednesday, January 07, 2009

Dedek Janin sampun mapan

Semalam konsul ke dokter lagi. Sebetulnya sih mestinya minggu depan, secara konsul terakhir baru selasa minggu kemarin kok.
Tapi berhubung 2 malam terakhir kok rasanya gerakan dedek sangat aktif dan sampai bikin Bundanya berasa sakit, dan susah tidur, jadi khawatir aja. Alhamdulillah, hasil pemeriksaan secara keseluruhan bagus. Berat badan Bunda 55 kg, tekanan darah 110/70.
Pemeriksaan janin, denyut jantung normal, berat janin normal (1600 gram) naik 250 gram dari minggu lalu yang terukur 1350 gram. Jumlah air ketuban cukup, lingkar kepala normal, tulang belakang juga oke, mobilitas janin baik. Plasenta juga baik dan pada posisi yang normal. Dan posisi kepala sudah di bawah, meskipun belum turun ke panggul, kan memang belum waktunya turun ya, pan baru masuk 31 minggu.
Kehamilan yang ini memang Bunda banyak deg-degannya. Bagaimanapun, histori kehamilan sebelumnya dengan TORCH membuat kami merasa harus berhati-hati kali ini.
Semoga kondisi baik ini terus berjalan sampai saatnya lahir nanti. Amin ...


Mba Ifa Memasak

Belakangan ini, kakak Ifa punya hobi baru . Apaan tuh ....
Hobi masak nasi goreng sodara-sodara ... :D
Dan hasilnya ternyata tidak mengecewakan . Kalah deh abang nasi goreng gerobak :D
Mba Afra sampai jadi penggemar berat nasi goreng buatan mba Ifa. Beberapa hari maunya makan nasi goreng buatan mba Ifa.
Bunda sampai penasaran, gimana sih caranya dia bikin nasgor. Bunda coba lihat dari awal sampai akhir. Dari mulai ngupas bawang merah putih, ngulek bumbunya, sampai cara ngegorengnya. Fasih banget ...
Padahal nggak pernah ngajarin, cuma memang kalau Bunda masak mba Ifa demen banget nonton.
Bunda kasih applaus untuk keberhasilannya ini. Hanya pesan Bunda, kalau nyalain kompor, harus ada orang dewasa di rumah. Iya lah.. bagaimanapun juga Ifa kan masih kecil, baru 7 tahun lho :D
Sampai di situ Bunda jadi mikir. Yah .. sekarang urusan bikin nasi goreng dia udah nggak tergantung lagi sama Bunda. Sebentar lagi semua hal pun bakal bisa dia lakukan sendiri ya ..
Hiks.. senang ... tapi juga sedih ...

Monday, December 01, 2008

Episode Baru Bunda

Alhamdulillah, tak pernah menyangka kalau jalan kehidupan akan membawa bunda pada episode ini. Memulai berwirausaha. Awalnya hanya iseng-iseng, akhirnya bunda pikir, segala sesuatu yang diawali niat baik itu harus dilakukan dengan serius dan profesional, nggak bisa iseng-iseng. Sehingga, atas ijin Allah, Bunda mulai mempublikasikan Alizza Fashion.
Usaha ini diawali dengan niat untuk memasyarakatkan busana muslim yang syar'i, terutama di kalangan anak-anak. Karena sebagaimana yang kami alami, anak-anak akan mudah diajak untuk menutup aurat manakala dibiasakan sejak kecil. Alhamdulillah, putri-putri kami telah konsisten berbusana muslimah di usianya yang masih terbilang dini, dengan pembiasaan semenjak bayi. Bahkan seringkali merekalah yang mengingatkan orang-orang yang mereka dapati tidak menutup aurat. Subhanallah...Kebeningan hati mereka Insya Allah akan lebih mudah membuka mata hati saudara-saudara muslim yang lain.
Niat kedua, supaya kami bisa menciptakan lapangan kerja meskipun belum banyak, terutama untuk memberdayakan potensi di lingkungan keluarga besar yang sebagian masih belum produktif. Alhamdulillah, dalam perjalanannya Alizza Fashion dapat memberikan kontribusi walaupun sedikit.
Pada perjalanannya, ternyata para Ibunda juga meminta kami menyediakan produk untuk mereka. Alhamdulillah, ada saja jalan dari Allah sehingga kami akhirnya bisa menambah item produk di Alizza Fashion.
Kebahagiaan kami, karena banyak buah yang sudah kami petik di awal perjalanan. Salah satunya adalah jalinan silaturahmi dengan sahabat-sahabat baru yang sebelumnya tidak kami kenal. Subhanallah.
Insya Allah, kami berusaha untuk menjalankan usaha dengan amanah agar keuntungan yang kami peroleh membawa keberkahan. Meneladani cara Rasul berbisnis, adalah tekad kami.

Monday, November 24, 2008

Jarang Posting

Lama banget nggak posting nih ...
Yang pertama gara-gara komputer bunda rusak :(
Lan Cardnya kesamber petir .. Lho kok bisa ..
Ceritanya, sore-sore, di kantor waktu hujan deres dan petir menyambar, posisi bunda masih tetep aja online. pikir bunda, kan laptopnya nggak dicolokin ke listrik ini. Teman-teman yang tersisa tinggal 3 orang saja. Tiga-tiganya online . Habis mau ngapain, orang mau pulang juga nggak bisa. Jalan depan kantor dah mulai banjir. Daripada bengong, ya pada online. Tiba-tiba ...NJELGERRRR ..... petir keras banget menyambar, dan listrik pun padam. Lha....bunda lupa kan saluran LAN di kantor catuannya ya pake listrik toh.... Walhasil, ketika Genset dah dinyalain tiga komputer ini nggak bisa konek lagi ke LAN. Dan tiga-tiganya kena penyakit yang sama, he..he...he....Makanya lain kali kalo lagi banyak petir mendingan nggak onlien dulu deh ... :D
Walhasil sekarang harus berbagi kompi dengan Abi kalau mau ngenet. Doain ya...supaya bisa beli lepi baru ... :D ho..ho...ho...maunya ..
Yang kedua, karena lagi asyik di rumah yang satunya lagi .... Habis di sana asyik sih ... banyak koleksi bagus-bagus...Sahabat-sahabat mampir juga ya...

Alizza Fashion


Email: mba.husna@gmail.com

Thursday, November 20, 2008

Wednesday, November 12, 2008

My Dreams Comes True (Insya Allah)

Dulu .... dulu banget waktu belum punya anak, dan suami juga jauah di mata, bunda udah suka iseng bawa-bawa batik untuk dijual lagi ke temen-temen. Tapi angot-angotan, kalo pas mau aja bawa. Secara waktu itu nggak modal duit, cuma modal kemauan aja, bawa batik produksinya Bulek, kalo laku ya di bayar, kalo nggak ya dibalikin lagi. Lumayan buat tambah-tambah uang jajan.
Trus ... waktu anak baru satu, juga sempet mulai jualan. Masih batik lagi .... Meskipun tadinya cuma untuk ngisi waktu, berhubung bunda ambil cuti kuliah setelah melahirkan, kali ini agak serius, variannya banyak, dari yang harga 15 ribuan per item sampe yang ratusan ribu sebijinya. Saat itu juga udah mulai main di level agen, maksudnya nggak sekedar retail, tapi punya beberapa reseller meskipun nggak banyak. Cuma waktu itu manajemennya masih belum bagus, akhirnya barang habis tapi uang masuk seret. Awalnya sih lancar, tapi lama-lama kok kios-kios yang ambil barang mulai pada seret, disamping karena tukang tagih juga males nagih berhubung kejar-kejaran sama kegiatan kuliah n ngurus anak. Akhirnya, setelah semua piutang tertagih n beres, sementara off dulu, berhubung ada prioritas utk nyelesain kuliah.
Udah hampir 2 tahunan ini, semenjak bunda baca tentang TDA di blognya Pak Roni, bunda kangen banget sama hobi yang satu itu. Mau menyalurkan lagi kok ya tidak ada kemauan yang kuat untuk mendukungnya. Lagipula saat itu suami juga nggak tertarik-tertarik amat. Unik yo....padahal kan dia yang anak pedagang, kok ya nggak nurun jiwa wirausahanya, sementara kan bunda ni anak pegawai, tapi kok ya yang kepingin banget berwirausaha.
Berhubung kami sama-sama kerja di dunia yang berhubungan dengan marketing, dan banyak dapat teorinya, lama-lama kepikiran, kenapa nggak dicoba dipraktekkan aja ya...Bukankah dengan mencoba berwirausaha, insya Allah bisa menambah lapangan kerja, meskipun at least hanya 1 orang saja . Dan sekarang justru suami yang exited banget.
Sampai akhirnya, ketika lagi nyari-nyari baju muslim untuk anak, kepikiran, kenapa nggak sekalian mulai jualan aja ya....sekalian praktek teori-teorinya. Ternyata prosesnya juga nggak bisa cepat, butuh pembulatan-pembulatan tekad dan niat kami berdua. Butuh kontemplasi diri untuk menjaga agar niat awal kami dan keikhlasan memulai usaha ini untuk membudayakan putra-putri muslim menutup aurat dan untuk membantu teman dan saudara yang ingin menambah income keluarga.
Akhirnya ... alhamdulillah...kami memulai juga, meskipun dengan segala keterbatasan yang ada. Terhitung mulai kemarin, www.busanaanakmuslim.com, toko online yang menyediakan produk busana muslim untuk anak telah diterbitkan. Masih banyak yang harus dibenahi sambil berjalan, Insya Allah.
Semoga Allah memberikan Barakah untuk usaha ini agar menjadi besar dan memberikan kontribusi nyata bagi umat.
Buat kawan-kawan yang berminat menjadi reseller, Insya Allah sebentar lagi akan diupload item-item yang lebih variatif. Fell free to contatc me at 0811276981 or email mba.husna@gmail.com or YM : mba_husna

Tuesday, November 11, 2008

logo bajuanakmuslim


logo bajuanakmuslim, originally uploaded by mba_husna.

Flickr

This is a test post from flickr, a fancy photo sharing thing.

Virus Serba Empat

Dapet timpukan pe-er dari Uminya Nisa.
Pe-ernya udah lama banget dikasih ... pas lagi mabok-mabok dulu itu. Jadi baru sempat dikerjakan sekarang. Sambil masih mikir, coba kalo virusnya serba tiga, kan lebih gampanga nyarinya ... secara tiga lebih dikit dari empat ... (ho...ho....kalo ini sih anak kecil juga tahu ya Bun...)

Empat Almamater

  1. SDN Poncol 2
  2. SMPN 1 Pekalongan
  3. STM Telkom Sandhy Putra Purwokerto
  4. Universitas AKI Semarang

Empat Unit Kerja yang pernah ditempati

  1. AWG Semarang Utara
  2. Pelayanan Pelanggan Kandatel Semarang
  3. Catel Kudus
  4. Fixedphone Sales

Empat Anak yang dimiliki

  1. Alizza Eisya Afifah
  2. Alizza Afra Afifah
  3. Alizza Ghayda Afifah
  4. Adek Janin

Empat Situs Favorit

  1. Multiply sahabat-sahabat
  2. Mario Teguh
  3. Email di gmail n yahoo
  4. Situs tentang makanan :D

Empat Profesi yang dijalani

  1. Istri
  2. Ibu
  3. Kuli Telco
  4. Tukang jualan baju anak di sini
Empat Wishes jangka pendek

  1. Melahirkan dengan sehat
  2. Pindahan rumah
  3. Sekolah lagi
  4. Nambah dagangan

udah dulu deh...ntar kalo ada yang kepikiran ditambah lagi ...

Penerima pe-er berikutnya siapa ya ... ntar deh.... dipikirin lagi...sekarang mesti berangkat ke tempat nguli dulu ....







Melewati Masa-masa Berat

Alhamdulillah, akhirnya masa-masa berat itu terlewati sudah. Dan sekarang, Bunda sudah bisa tampil ceria ... (halah...bahasanya itu lho... :D)
Lho ... emangnya ada apaan tho ... ?? Jangan curiga dulu saudara-saudara.... Ceritanya tentang trimester pertama kehamilan ... (Oalah.....)
Yup...trimester pertama eh...lebih tepatnya caturwulan pertama ding, lha wong kebablasasen sampai udah lewat bulan keempat je ....Ok, lanjut .... Jadi ... selama 4 bulan pertama kehamilan yang keempat ini, bunda mabok berat. Waduh....mun-mun nya nggak cuma pagi aja, jadi kapan aja dan dimana aja, asal dimasukin makanan, pasti bubar jalan. Sampai sempat jadi orang yang paranoid kalau mau makan. Penginnya nggak lihat makanannya dan nggak ngerasain apa yang ditelen, tahu-tahu tuh makanan masuk perut dan kenyang ... he...he....gimana bisa ya....
Agak berbeda dengan tiga kehamilan sebelumnya yang relatif tidak separah ini ..... meskipun tetep pakai acara mabok, tapi masih nggak parno sama makanan.
He..he...apakah ini pertanda usia sudah makin menua ...eh ....semakin matang ??? :D
Segala tips n trik yang didapat dari browsing, dari dokter, dari temen, ortu, fans (halah...), udah dicobain. Dimulai dari bangun tidur makan cemilan biskuit ringan, awalnya pake biskuit marie, he..he...gak tahan bau susunya...trus cobain biskuat jatahnya Alizza, nggak tahan juga, sampai akhirnya si jabang bayi ternyata doyannya malkist roma (bukan promosi n bukan agen biskuit roma lho.... :D ). Alhamdulillah bisa masuk barang satu dua keping. Trus ...dicoba juga dengan banyak konsumsi buah-buah segar. Alhamdulillah, tidak ditolak oleh badan. Usut-punya usut ...ternyata bunda nggak tahan banget sama yang namanya pasta gigi. Lha tiap kali abis makan itu kan yo pasti sikat gigi tho ....Tiap kali bau pasta gigi ini, langsung deh segala isi perut dihamburkan. Akhirnya, bunda jadi orang jorok .. hi..hi... Sikat giginya sekitar 1-2 jam setelah makan, setelah kira-kira isi perut mulai turun. Jadi sekalipun eneg, tapi nggak sampai berakibat fatal :D .
Akibat dari acara mabok-mabok ini, berat badang bunda yang udah sempat naik di minggu-minggu awal, langsung terdepresiasi sampai 2 kg hanya selama 2 minggu. Minggu berikutnya nggak berani nimbang lagi.... ha..ha... takut banget kalau masih terdepresiasi terus....Tapi terus berusaha nggenjot berat badan dengan makan biskuit dan buah kek pisang, pepaya, alpukat, trus ... buat ganti nasi, bunda makan pasta utawa roti, porsi kecil. Jadi si jabang bayi ini bikin pola makan bunda kayak bule aja, doyannya burger, spageti or fettucine. Bikin kantong bolong dong ??? Nggak lah .... kan home made.... :D
Tapi doi juga doyan banget pempek dan makanan yang sejenisnya, kayak siomay n batagor. Mungkin karena rasa kuah pempek yang seger ya....
Sekarang...masa-masa penuh perjuangan itu dah terlewati. Kalau tadinya nolak makanan, sekarang, duh .... mau deh...makanan apa aja asal yang layak masuk ke perut he..he... :D
Alhamdulillah, kondisi Dedek di perut juga sehat, malah udah makin lincah aja. Iya lho...Dedek ni aktif banget gerakannya, padahal kan baru 22 minggu ya...tapi udah berasa sakit kalau nendang-nendang. Amazing .... Semoga tetep sehat sampai saatnya nanti Bunda bisa mendekapmu ya Nak ....
Kalau sekarang .... alhamdulillah..berat badan sudah naik, udah 51 kg, atau 6 kg naiknya dari sebelum hamil. Iya kawan-kawan...berat badan bunda sebelum hamil emang cuma 45 kg, trus 2 bulan pertama udah naik jadi 48 kg, bulan ke 3 turun lagi jadi 46, bulan ke 4 di 48 kg lagi, bulan ke 5

Thursday, September 25, 2008

Dibuang Sayang

Kemarin-kemarin sempet nyari2 info penginapan di Tawangmangu dan sekitarnya untuk acara liburan bareng keluarga besar. Tapi karena satu dan lain hal, acara ini terpaksa diundur untuk waktu yang belum bisa ditentukan.
Lha, daripada sayang catetannya kebuang, mending diposting aja deh.. Siapa tahu bermanfaat untuk yang lain. Sekedar catatan, Bunda belum cek semua daftar ini. Jadi nggak bisa kasih referensi juga mana yang masuk kategori best choice nya.

List Tempat wisata :

a. Info dari sini :

Obyek Wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar antara lain :

1. Obyek Wisata Alam : Hutan Wisata Grojogan Sewu, Wana Wisata Gunung Bromo, Bumi Perkemahan (Buper) Sekipan dan Camping Lawu Resort, Pemandian Air Hangat (PAH) Cumpleng dan Pablengan
2. Obyek Wisata Budaya : Candi Sukuh dan Ceto, Situs Palanggatan dan Menggung, Makam Raja-raja Mangadeg dan Girilayu, dll
3. Obyek Wisata Buatan : Tarnan Ria Balekambang, Waduk Lalung dan Delingan, dan lain-lainnya


b. Agro Wisata Amanah

DAFTAR PENGINAPAN
List penginapan yang udah dapet :
1. pondok asri: (0271) 697067, 697675. Blom ada info mengenai tarif, fasilitas de el el
  1. 48-48 Hotel
    KARANGANYAR -Jln. Mojo No. 1-2
    +62-271-626415
  2. Asri Pondok
    KARANGANYAR -Jln. Kalisoro Rt. 01/03
    +62-271-697067
  3. Fajar Indah
    KARANGANYAR -Bener Rt. 03/05
    +62-271-697109
  4. Kusuma Joglo Hotel
    KARANGANYAR -Jln. Raya Palur No. 18
    +62-271-25185
  5. Lawu Pondok
    KARANGANYAR -Jln. Raya Lawu
    +62-271-697020
  6. Madu Laras Losmen
    KARANGANYAR -Jln. Kalisoro Rt. 02/04
    +62-271-697147
  7. Narita Hotel
    KARANGANYAR -Jln. Adisucipto No. 4
    +62-271-721000, 722999
  8. Pondok Garuda Hotel
    KARANGANYAR -Karangkulon Rt. 02/07
    +62-271-697294
  9. Pondok Sari Hotel
    KARANGANYAR -Jln. Balekambang Tawangmangu
    +62-271-97088, 97112
  10. Tejo Mojo Hotel
    KARANGANYAR -Jln. Kalisoro Rt. 02/03
    +62-271-97149

Berikut aku rangkum dari 'halaman kuning' :)>- kode area sama dng Solo
> (0271)
>
> Arjuna Pondok Wisata - 697452
> Pondok Asri - 697067
> Losmen Kemuning - 697027
> Losmen Lumayan - 697543
> Losmen Madu Laras - 697147
> Pondok Fajar Indah - 697109
> Penginapan Sari Handayani - 697348
> Wisma RC - 697017
> Duta Indonesia Hotel - 697051
> Komajaya Komaratih Hotel - 697125
> Maliyawan Hotel - 697013
> Muncul Sari Hotel - 697101
> Pak Amat Resto & Hotel - 697022
> Pondok Indah Hotel - 697024
> Pondok Sari 1 Hotel - 697088
> Pondok Sari 2 Hotel - 697112
> Sahid Hotel - 697056
> Tejomoyo Hotel - 697149
> Wahyu Sari Hotel - 697157
> Wisma Sakti Hotel - 697073

Sunday, September 14, 2008

Tiada Yang Kekal di Dunia Ini, Nak.


berhubung Ifa sering banget bertanya perihal kematian semenjak Jid-nya meninggal, browsing & ketemu artikel ini di cyberwomwn.cbn.net
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bila yang mengasuh atau orang yang dekat dengan anak sangat terpukul oleh kematian tersebut, anak akan mengalami gangguan emosional walaupun tidak sepenuhnya memahami kematian itu sendiri

Kenapa Kakek meninggal? Mengapa Ibu pergi ke surga dan tak pulang lagi? Kenapa si manis bisa mati? Orang-orang dewasa biasanya akan memberikan jawaban yang ‘tak menyakiti’ atau ‘membuat sedih’ pada si kecil yang ditinggal wafat orang-orang terdekatnya atau binatang kesayangannya. Jawaban kias soal kematian akan lebih sering terlontar, seperti terbang ke langit menuju surga, pergi jauh, bertemu Tuhan, dan lainnya. Umumnya orang dewasa berusaha melindungi perasaan anak.

Sementara itu, tutup usia atau kematian bisa datang pada siapa pun, kapan pun, dan dimana pun tanpa melihat kondisi orang yang akan mati maupun yang hidup di sekitar yang mati. Anak kehilangan orangtua, kakek, nenek, paman, bibi, adik, kakak, sepupu, teman, dan guru juga tak melihat kesiapannya untuk ditinggal. Berapa pun usianya dia bisa saja mengalami takdir hidup ini. Bagaimana cara menjelaskan anak tentang konsep mati ini? Perlukah ini dilakukan? Kapan saat tepat menjelaskan hal ini? Tidakkah penjelasan soal ini bisa mempengaruhi perkembangannya?

Psikolog dari Yayasan Kita dan Buah Hati, Elly Risma Musa MSi, mengatakan mengenalkan konsep kematian pada anak tidak harus menunggu sampai adanya peristiwa kematian. Sebaiknya mulailah dengan menggunakan beberapa momen dari sekarang. Lalu refeleksikan hal-hal yang Anda percayai dan ceritakan pengalaman Anda. ‘’Ceritakan pada anak, kematian merupakan bagian dari siklus kehidupan yang terjadi secara alami. Di saat yang bersamaan, Anda pun bisa mengajarkannya bagaimana menghargai kehidupan,’’ paparnya.

Dalam mengenalkan konsep kematian, lanjut Elly, sebaiknya orangtua perlu memperhatikan usia, tingkat kecerdasan dan perkembangan emosi anak. Saat usia anak 3,5-4 tahun orangtua bisa menjelaskan kematian dari hal-hal yang konkret dengan cara yang menyenangkan. Misalnya, membuat pohon tauge dari biji kacang hijau yang diberi kapas basah. Ajak anak memperhatikan perubahannya, saat tauge tumbuh, katakan padanya itu merupakan bentuk kelahiran dari mahkluk hidup. Ketika tauge menjadi layu dan mati, pada saat inilah orangtua bisa memberikan penjelasan secara biologis misalnya tauge mati karena tidak diberi pupuk. “Jelaskan bahwa kematian bagian dari kehidupan. Di setiap kehidupan, akan diakhiri dengan kematian begitu juga pada manusia,” ujarnya.

Psikolog anak dari Universitas Indonesia, Evita Singgih MSi menambahkan, yang paling penting adalah membantu anak untuk melihat kematian sebagai satu tahapan yang alami dan tak perlu ditakuti. Bila penjelasan di luar kemampuan kognisi anak, anak tidak akan mengerti atau menginterpretasi secara keliru. Tidak ada gunanya memaksa anak untuk memahami lebih dari yang mampu dipahami sesuai usianya.

Elly mengatakan, cara mengenalkan soal kematian yang paling mudah pada anak ialah menjawab saat anak bertanya. ‘’Karena ini menunjukkan bahwa saat itu anak memang sudah siap dan membutuhkan penjelasan mengenai kematian,’’ terangnya. Biasanya anak bertanya saat ia melihat atau mengalami kematian di lingkungannya apakah kerabat, hewan peliharaan, atau kebetulan melihat acara di televisi atau membaca ataupun mendengar dongeng yang menyinggung masalah kematian.

Manfaatkan golden opportunity dari kejadian-kejadian sehari-hari, misalnya melalui berita mengenai bencana alam (tsunami, gempa, banjir, dan sebagainya) yang memakan korban jiwa atau ketika binatang piaraan kesayangannya mati. "Jangan diam saja, namun berikan pemahaman, saat melihat hal-hal tersebut bersama anak," ujar Elly. Jelaskan pada anak bahwa kejadian yang dilihatnya sebagai penyebab kematian merupakan kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Mungkin anak akan bertanya-tanya alasan Tuhan mengambil seseorang yang mereka sayangi. "Tanamkan kesadaran pada anak bahwa setiap mahkluk hidup diciptakan dan diberi kehidupan oleh Tuhan, waktu kematian pun sudah ditentukan oleh Tuhan meski melalui cara yang berbeda-beda. Lakukan pendekatan melalui agama dengan berdoa dan memperlihatkan ayat alkitab yang menunjukkan kekuasaan tuhan,” paparnya.

Jangan gunakan kiasan
Steven Bachrach MD dari Alfred I. duPont Hospital for Children,Wilmington, AS, dalam artikelnya How to Help Your Child Deal with Death mengatakan, ada baiknya tidak menggunakan kiasan yang membuat anak malah tidak memahami situasi yang terjadi. Meski umumnya anak sulit memahami semua orang yang hidup akan meninggal sewaktu-waktu. Jadi meski Anda sudah menjelaskan, anak tetap akan bertanya dimana atau kapan mereka ‘kembali’. Berikan pemahaman, bahwa orang yang sudah meninggal tak akan ada lagi di dunia dan anak tidak bisa menemuinya lagi.

Hindari mengatakan ‘Paman A sedang di langit’ atau ‘nenek sedang tertidur panjang’, karena akan membingungkan anak serta membuatnya menunggu kehadiran sang nenek atau paman. Alhasil anak akan terus bertanya-tanya. "Jawab pertanyaan anak dengan apa adanya, tapi pastikan anak berkesempatan bertanya untuk mengetahui informasi lebih banyak. Tidak mengapa jika orangtua belum bisa menjawab semua pertanyaan. Katakan dengan jujur, Anda pun belum tahu jawabannya, namun tetap usahakan memberi jawabannya," jelas Bachrach.

Kenali Emosi anak
Anak berusia 5-6 tahun, lanjut Bachrach, masih melihat dunia secara lateral. Gunakan kata-kata yang sederhana dan konkret. Jika orang sakit atau tua, misalnya, jelaskan bahwa organ tubuh mereka tidak berfungsi dengan maksimal dan dokter pun tak bisa memperbaikinya. Jika seseorang meninggal tiba-tiba akibat kecelakaan, Anda bisa jelaskan apa yang terjadi, tubuh orang tersebut berhenti bekerja.

Dalam menghadapi kematian, biasanya anak-anak mengekspresikannya dengan beragam cara, seperti menangis, marah, lebih banyak diam, menolak kematian atau bahkan berbicara dengan orang yang meninggal. Seperti orang dewasa, kata Evita, reaksi anak dalam menghadapi kematian pertama-tama syok atau menyangkal. Kadang-kadang muncul rasa marah yang bisa ditujukan pada siapa saja, misalnya pada dokter yang tidak berhasil menyelamatkan, muncul rasa bersalah pada diri sendiri. Bahkan terkadang anak menjadi marah pada yang meninggal karena telah meninggalkannya, atau marah pada Tuhan.

"Berikan kesempatan pada anak untuk menampilkan emosinya, jangan memaksa anak menekan kemarahannya. Tunjukkan bahwa kita memahami perasaannya tersebut, bantu mereka untuk memahami bahwa mereka sedih karena kehilangan orang atau hewan yang sangat disayanginya, atau mereka cemas mengenai kehidupannya kelak," papar Bachrach. Kemudian bantu mereka untuk menyadari bahwa masih banyak yang dapat disyukuri.

Usia 3 tahun pertama: Walaupun anak bisa terkena dampak dari kematian di sekitarnya, namun anak belum paham benar. Oleh sebab itu, bagaimana reaksi lingkungan, terutama dari orang-orang yang dekat dan yang mengasuhnya yang akan sangat mempengaruhi mereka. "Bila yang mengasuh atau orang yang dekat dengannya sangat terpukul oleh kematian tersebut, anak akan mengalami gangguan emosional walaupun tidak sepenuhnya memahami kematian itu sendiri," jelas Evita.

Usia 3-6 tahun: anak mulai menyadari adanya kematian, namun mereka belum menyadari bahwa kematian itu bersifat permanen. Mereka menganggap bahwa kematian hanyalah sementara, maka tidak heran bila mereka seringkali menganggap orang yang meninggal bisa kembali lagi satu saat. Anak-anak usia ini menganggap orang yang meninggal masih mengalami apa yang dialami orang hidup, oleh karena itu mereka seringkali cemas bahwa orang yang dikubur itu akan kedinginan atau lapar.

Usia 6-9 tahun: masih menganggap kematian itu sementara sifatnya. Dan karena kemampuan kognitif yang masih terbatas, pemahamannya mengenai sebab-sebab kematian sering tidak logis. Misal, karena sering mengatakan bila anak nakal ibunya akan meninggal, maka ia mengira ibunya meninggal karena ia nakal. Ini akan menimbulkan perasaan bersalah pada anak. "Pada usia ini kematian seringkali belum bersifat personal, anak paham akan adanya kematian, namun mereka tidak sadar bahwa kematian juga bisa terjadi padanya," papar Evita.

Usia 9-10 tahun sampai remaja: anak mulai benar-benar memahami bahwa kematian tidak bisa dihindari, semua makhluk hidup akan meninggal dan ia pun akan meninggal suatu waktu.

Perlukah anak hadir di upacara pemakaman?
Bachrach mengatakan, pada usia 6-7 tahun, orangtua bisa mengajak anak menghadiri upacara pemakaman. Kebanyakan orangtua takut mengajak anak ke upacara pemakaman dengan alasan anak akan merasa sedih, takut bahkan trauma. Sebaiknya tetap libatkan anak di acara pemakaman, berikan mereka waktu secara privat untuk melihat terkahir kali orang yang mereka cintai.

Berikan penjelasan mengenai situasi saat upacara pemakaman pada anak, tanyakan pula bagaimana perasaannya. Anak perlu tahu, upacara tersebut akan berlangsung dengan mengharukan. Jika anak tak ingin ikut, jangan paksakan. Anak bisa lakukan hal-hal untuk mengenang orang yang mereka sayangi, misalnya menggambar kenangan kesukaannya, membuat album foto, dan melakukan hal yang istimewa untuk mengenang seseorang dengan membuat masakan favorit atau menyanyikan lagu kesukaan orang tersebut. “Dalam kematian, banyak hikmah yang bisa dipetik, ini merupakan kesempatan orangtua-anak untuk berbagi dan saling terikat. Ceritakan hal-hal baik dari orang yang meninggal bersama si kecil,” papar Bachrach.

Bagaimana seseorang menghadapi kematian tentu saja bersifat personal dan tergantung pada keadaan, begitu juga pada anak. Menghadapi kematian bukanlah sesuatu yang nyaman dan mudah, bahkan orang dewasa pun merasakan hal yang sama. Untuk menghadapinya, anak butuh bantuan orang-orang dewasa di sekitarnya. Elly Risma Musa MSi memberikan tips membantu anak menghadapi saat-saat kehilangan orang yang mereka sayangi:

a.Jangan menasehati anak dengan mengatakan ‘sabar ya’ karena tak bisa dipungkiri ini merupakan masa-masa yang sulit dihadapi termasuk oleh anak. Selain itu, Anda tidak tahu pasti apa yang dipikirkan dan bagaimana perasaan anak saat itu.
b.Jangan berdusta dengan mengatakan nenek akan ke surga. Sebaiknya berikan ucapan belasungkawa berupa doa.
c.Menamai perasaan anak terutama pada anak usia dini dengan mengatakan ‘Mama tahu kamu sedih karena ditinggalkan’ dan semacamnya.
d.Anda tak harus berkomunikasi melalui bahasa verbal, tapi juga bahasa tubuh dengan sentuhan atau pelukan yang hangat akan lebih membantu si kecil.

Sumber: Majalah Inspire Kids

Wednesday, September 03, 2008

Tugas Mba Ifa

Masih berhubungan dengan PR Bahasa Indonesia lagi ...
Kali ini mba Ifa menulis tugas-tugas yang telah dilakukan di rumah. Umi nggak ngajarin lho...Ini asli ditulis sendiri sama mba Ifa seperti biasa dengan huruf bersambung.
Isinya sbb :
1. Membantu umi memasak cilok, sayur, opor
2. Membantu abi merapikan kamar
3. Membantu embak nyuci piring
4. Melindungi adik ketika terjadi apa-apa
5. Saya pernah memasaki makanan untuk orangtua
6. Saya pernah mengepel lantai yang berserakan sampah



Puisi Karya Mba Ifa

Barusan baca puisi hasil karya Ifa di buku tugas Bahasa Indonesia nya. Hi..hi....Umi salin di sini ya .... Kalo Aslinya sih ditulis pakai huruf bersambung.

----------------------------------------------------------
UMI DAN ABI

umi kau sangat baik sekali
sudah ngajak jalan-jalan ke mall

abi kau baik sekali sudah membelikan
nasi padang dan jus alpokat untukku

-----------------------------------------------------------

he...he... pinter ya mba Ifa bikin puisinya :D
abi nya nggak nyangka kalo perkara beliin nasi padang sama jus alpokat ternyata bisa jadi bahan puisi :D

note: nasi padang n jus alpokat di warung padang dekat rumah tuh makanan favoritnya si kakak.



Monday, August 04, 2008

Hati-hati dengan mulut kita

Ahad, 15 Maret 2008 - Ba'da Isya

Oiya, ada cerita unik sepulang dari DT. Ceritanya dalam perjalanan ke hotel, kami mampir nyari HP GSM di BEC. Pas kebetulan ada promosi SE, setiap pembelian di outlet tertentu dapat lucky draw yang diambil di standnya SE. Setelah muter-muter akhirnya pilihan jatuh pada salah satu outlet. Kata yang jaga, struk pembelian dituker aja di stand SE untuk dapat Lucky drawnya. Setelah nulis nama dan jenis HP yang dibeli, aku antri ambil lintingan. Dua orang di depanku semuanya mesti puas dengan haadiah kantung hp. Lha sekarang giliranku . Hem....Apa ya isinya ..... eng...ing..eng....setelah sedotan dibuka dan dilhat isi di dalam lintingan, ternyata aku dapat voucher belanja di Carrefour sebesar 200 rb. Alhamdulillah ..... Seumur-umur ikutan gituan, paling banter aku cuma dapet handuk or mangkuk cantik. Trus.....trus.....si mbak SPG nya yang cantik itu minta struk belanjanya buat bukti nuker voucher ntu .... Setelah dilihat-lihat dengan seksama, si mbak nya kelihatan bingung.... waktu ditanya kenapa, ternyata eh ternyata toko tempat aku beli itu tidak termasuk yang ikut program itu..... Oalah...padahal tadi mas-mas yang jaga toko bilang bisa .... Trus si mbak SPG ini memperlihatkan daftar toko yang bermitra, dan emang toko itu nggak masuk. Ya sudahlah mbak, belum rejeki saya...... :D . Tapi...berhubung mbanya nggak enak hati sama aku, lalu dia kasih ganti T-Shirt . Alhamdulillah ....
Di jalan suami mengingatkan aku tentang kata-kataku beberapa waktu lalu ketika aku bermasalah dengan pihak Carefour Semarang, aku sempat bilang ke CS nya kalau pelayanannnya kayak gini, aku nggak pengin datang lagi ke C4. Walah.....lha mulane voucherku melayang .....:D
Lah....belum di tanah suci saja, apa yang kita ucapkan udah jadi kenyataan .... apalagi di sana ya .... :)

Wednesday, June 18, 2008

Puisi Bunda (1)

Dari awal kami sepenuhnya faham

bahwa anak kami adalah titipan-Nya

Tiada kuasa bagi kami untuk menentang Kuasa-Nya

Pun ketika Dia memilih kami untuk mengasuh engkau anakku

Sejuta laksa tetap terukir di hati

Betapapun tak mudah menggapainya

Hanya doa dan harapan tak pernah putus terpanjatkan

Kepada-Nya kami berserah


Kamus Istilah Special Needs Children

Buat orang tua atau siapa saja yang mencari istilah-istilah yang terkait dengan terapi pada anak berkebutuhan khusus, silahkan jalan jalan ke : http://www.infoterapi.com/kamus.asp
Cukup lengkap untuk mengetahui deskripsi awal. Untuk deskripsi selengkapnya bisa ke wikipedia or sejenisnya. Semoga membantu ya.

Perlukah Terapi Sensori Integrasi Untuk Anak Saya

Seperti biasanya, kalau nemu artikel menarik, bunda copy disini aja ya. Jadi kapan saja butuh panduan dari artikel ini, nggak usah tanya-tanya ke om google terus. Bunda nemunya dii : cyberwomen[dot]cbn[dot]net


Perlukah Terapi Sensori Integrasi Untuk Anak Saya

Mother And Baby Wed, 26 Jun 2002 13:35:00 WIB

Nirmala,06/IV/Juni 2002

Pahamkah Anda mempunyai lebih dari lima indra? Selain mata hidung, lidah, telinga, serta kulit sebagai indra yang merespon rangsangan dari luar tubuh (misalnya berupa, sinar, bau-bauan, rasa makan suara dan sensasi kasar-halus dan sebagainya) Sebenarnya sejak lahir manusia dilengkapi dengan indera dekat yang bertugas menerima rangsangan yang datangnya dari dalam tubuh sendiri. Dalam buku The Out of Sync Child, Carol Stock Kranowitz, MA. dari Bethesd-Maryland, menjelaskan indera dekat kita itu adalah:

Indera Vestibular:
Indera ini terletak dalam telinga bagian dalam. Lewat reseptor ini kita kana diberitahu bagaimana posisi kita diatas permukaan bumi ini. Apakah kita sedang bergerak atau diam;seandainya bergerak, kearah mana gerakan itu, berapa kecepatanya dan sebagainya.

Indera Proprioceptive
Berasal dari bahasa latin, Proprio yang berarti milik sendiri, karena reseptor yang terdapat dalam otot ini, maka persendian dan jaringan ini ini akan menginformasikan ke otak perihal posisi badan dan gerakan yang dikerjakan, termasuk juga kekuatan.

Indera Tactile:
Sistem reseptor yang terdapat pada kulit disekujur tubuh ini berperan paling besar dalam menentykan kondisi fisik dan mental setiap individu. Setiap orang sejak bayi dan seterusnya selalu membutuhkan rangsangan tactile untuk tetap bisa beradaptasi dan berfungsu secara normal dalam lingkungan alam semesta. Lewat indera ini otak akan diberi tahu tentang rasa makanan enak, nyeri, panas-dingin, kasar halus, tekanan, getaran maupun gerakan.

Menurut A, Jean Ayres, Ph.D seorang ahli terapi okupasi Amerika Serikat yang selanjutnya dikenal sebagai penemu sensori integrasi pada tahun 1970-an. Seperti yang dikutip Carol Stock Kranowitz, MA. menjelaskan bahwa indera dekat, yaitu vestibular-taktile, dalam perkembangannya anak mengalami pematangan lebih dulu dibanding panc indera. Jadi indera dekat ini sifatnya lebih mendasar, fundamental. Bila indera dekat ini bisa berfungsi secara otomatis dan efisien, maka dalam perkembangannya seorang anak akan memiliki penglihatan, pendengaran, perhatian serta mampu beradaptasi secara baik dengan dunia sekitarnya.

Setiap detik otak menerima informasi dari berbagai reseptor tubuh; jumlahnya mencapai ribuan, bahkan jutaan. Untuk bisa merespon rangsangan ini secara berarti dibutuhkan otak yang handal, artinya mampu menerima rangsangan, mengolah, memilih rangsangan yang boleh diacuhkan dan boleh diabaikan. Proses ini diakhiri dengan tindakan respon disertai evaluasi apakah respon ini sudah dilakukan dengan sempurna. Coba Anda bayangkan, proses ini berlangsung sangat cepat dan seolah otomatis dalam sistem indera kita.

Rangkain proses menerima, mengolah dan selanjutnya memberi respon inilah yang disebut dengan sensor integrasi.

Anak mengalami disfungsi integrasi?

Otak yang memiliki sensor integrasi yang efisien tak akan sulit menerima, mengolah dan merespon rangsangan yang masuk ke otak. Otak akan akan selalu mencari rangsangan atau sensasi yang diperlukan untuk dapat berkembang.

Saat bayi baru lahir, dia baru menerima rangsangan dari indera terdekatnya yaitu indera vestibular-proprioseptive-taktile. Dari situlah bayi merasakan kalau tubuhnya diangkat atau diayun. Lewat indera tactile bayi bisa merasa nyaman saat dipeluk atau saat ia mengisap susu ibunya; baru kemudian bayi mendapat informasi mengenai wajah, benda-benda sekitarnya melalui penglihatan. Dengan kondisi otak yang normal, bayi akan berkembang terus untuk mendapatkan sensasi pada indera vestibular dan proprioseptive yang lebih banyak.

Lewat proses ini bayi belajar menggerakkan anggota tubuhnya; dia mulai berguling, merayap dan merangkak. Bayi juga mulai mencari-cari suara yang memanggilnya;dia mulai belajar bersuara, belajar berkomunikasi secara verbal (berbicara), membedakan bentuk, warna serta ukuran. Melalui integrasi gerakannya anak mulai mampu menyusun balok, meronce, menggunting, lalu menulis. Anak juga selanjutnya juga bisa berlari, melompat, memanjat, naik sepeda, yang semua itu meliputi kemampuan koordinasi gerak, keseimbangan tubuh serta perencanaan gerakan.

Anak serasa bermain
Dalam terapi sensori integrasi. Pada tahap awal seorang terapis akan melihat, mengevaluasi problem sensori yang dialami setiap anak. Selanjutnya secara individual akan dibuatkan menu terapi sesuai dengan kebutuhan anak. Nah, memasuki sebuah ruangan terapi SI seolah Anda memasuki arena bermain.

Disitu tersedia berbagai peralatan bermain yang semuanya sudah didesain secara khusus dengan fungsi, bentuk, bahan warna yang sudah memenuhi standart tertentu untuk mengasah sensori integrasi. Seperti yang terlihat diklinik Efrata dibilangan Kepak Duri, Jakarta Barat. Dalam ruang seluas sekitar 75 meter persegi itu tersedia kolam bola, balok-balok titian berbagai bentuk. beberapa ayunan, trampolin, titian keseimbangan, tangga, balok-balok panjat, bentangan kain lycra, alat luncur/scoter, matras untuk menghindari benturan, bantal-bantal besar yang berfungsi merangsang kontrol gerakan anak.Ruang ini dilengkapi dengan taman yang dilengkapi dengan taman yang dirancang dengan permukaan gradasi dari halus sampai kasar untuk merangsang sensori tactile telapak kaki.

Selain membawa si anak terapi SI yang dilakukan di klinik dengan ajdwal yang sudah teratur, semestinya juga para orangtua juga bisa melanjutkan ataupun menyelenggarakan terapi tersebut di rumah, meski dengan peralatan yang sederhana bahkan dengan modifikasi sendiri. Kreatifitas orangtua tentu sangat diharapkan dengan dalam membentuk tim terapis yang kompak di rumah untuk membantu anak-anak dengan kebutuhan khusus mereka.

Ini dituturkan oleh Dra. Irma Kuntohadiprojo, Pimpinan Sekolah Pribadi Mandiri, sebuah sekolah khusus untuk remaja yang banyak menerapkan sistem terapi sensori integrasi dalam aktivitas sehari-hari. Misalnya: sebelum memulai kegiatan belajar di dalam kelas, selama 10 menit murid-murid melakukan relaksasi dengan cara berbaring dengan posisi tertentu (tengkurap sambil kepala dihadapkan secara bergantian ke dua arah) di atas matras. Ini dilakukan untuk melatih konsentrasi dan melepas stres. Selama 10 menit selanjutnya murid-murid melakukan senam otak (Brain Gym) yang dalam 3 minggu sekali gerakannya akan diganti.

Dengan demikian diharapkan anak-anak lebih siap belajar, otaknya lebih siap menerima rangsangan, ujar Irma. Dalam mata ajaran ketrampilan memasak misalnya, dijadwalkan membuat kue dalam bentuk bulat. Disitulah ajang mengasah sensori tactile pada telapak tangan, motor planning (dengan memutar-mutar kedua tangan secara seimbang dengan tekanan tertentu), dan dalam suasana yang menyenangkan bersama teman-teman.

Ada yang usul pakai sendok makan, agar tangannya tak kotor, ada yang sebentar-sebentar cuci tangan karena merasa tak bisa belepotan, namun guru pengawas yang juga menjadi teman bermain akan memintanya menggunakan kedua telapak tangan. Disitu bisa terlihat bagaimana kemampuan sensori anak, ada yang berhasil membentuk bulatan bagus, ada yang gepeng tak bisa bulat, bahkan ada yang sama sekali tak bisa terbentuk bulatan, lanjut Irma.

Beberapa Contoh aktivitas untuk melatih sensori anak di rumah

  1. Main tebak huruf dan angka
    Dengan menggunkaan jari telunjuk, coba buatlah bentuk angka atau huruf di punggung anak. Tentu saja , huruf ataupun angka tersebut sudah dikenal oleh anak Anda sebelumnya. Minta anak Anda menebak bentuk yang Anda buat. Latihan ini baik untuk merangsang tactile pada kulit punggung.

  2. Tangkap teman
    Masukkan beberapa mainan anak ke dalam kotak bekas ataupun ember plastik. Pilih beberapa benda yang variatif, misalnya kelereng, mobil-mobilan, tali sepatu, sikat gigi, boneka kain, bintang-bintang plastik, dadu. Mintalah anak meraba dan memilih satu benda tanpa ia harus melihatnya. Kemudian minta dia menebak, kira-kira, siapa teman yang dia pegang. Latihan ini baik untuk merangsang integrasi tactile jari-jari.

  3. Berayun asyik
    Ambil selimut tebal yang masih kuat. Pegang masing-masing ujungnya oleh 2 orang dewasa, lalu mintalah anak Anda naik. Selanjutnya perlahan-lahan angkat selimut tersebut dan mulailah diayun. Mulailah dengan ayunan perlahan. Latihan ini baik untuk merangsang integrasi vestibular.

  4. Porter jagoan
    Biasakanlah anak Anda mengangkut keranjang cucian (dicoba dengan beban yang tidak terlalu berat) misalnya memindahkannya dari kamar mandi ke tempat cuci.. Atau cobalah melatihaknya dengan membawa barang belanjaan ANda dari supermarket. Pilih barang-barang yang tidak mudah pecah. Bisa juga setiap pagi dilatih untuk menyandang sendiri rngsels ekolah di punggungnya. Latihan ini baik untuk integrasi sensori proprioseptive.

  5. Kursi T
    Mintalah bantuan pada tukang kayu (atau mau mencoba sendiri) untuk emmbuat kursi T. Yaitu dua balok kayu berukuran 40 X 15 X 10 cm. Pasang dua balok tersebut. Bisakanlah anak duduk secara teratur misalnya selama 10 menit diatas huruf T ini. Sebagai huruf T, rekatkan dengan kuat dengan memakunya. Latihan sesering dan selama mungkin. Dengan dududk diatas kursi T, anak akan dilatih kepekaanya pada keseimbangan dan kemampuanya memperhatikan sesuatu.


Contoh disfungsi Sensori Integrasi
  • Anak tampak malas bergerak

  • Keseimbangan tubuh kurang baik, sering jatuh

  • Anak sering berjalan jinjit, berputar-putar atau meloncat-loncat

  • Sering terbalik dalam menulis atau membaca huruf atau angka (misalnya huruf b atau d, angka 6 atau 9)

  • Sering memukul meja atau tembok

  • Bila menulis tekananya terlalu kuat

  • Suka menggigit atau memainkan sesuatu

  • Sulit menerima aktivitas baru

  • Menolak menginjak rumput, pasir atau kerikil

Sumber: Tabloid Ibu Anak

Monday, June 16, 2008

Craniosacral Therapy

Bunda belum tahu persis seperti apa Craniosacral therapy ini, karena belum coba. Yang sudah pernah coba pijat refleksi dan Pijat Getar Syaraf.

Bunda dapat info ini dari milis Ayo Main :

Untuk info ttg apa & bagaimana Craniosacral Therapy (CST) yg ditemukan oleh Dr. John E. Upledger itu bisa dilihat di:

http://www.upledger.com/clinic/bio_jeu.htm

http://www.adidacst.com/cranioSacral.htm

http://www.iahe.com/html/therapies/cst.jsp

http://www.craniosacraltherapy.org/CSTA_home.html

Saturday, May 24, 2008

Akhirnya Naik Juga

Judulnya mirip nama acara di Trans TV ya. :D

Akhirnya setelah ramai dengan polemik masalah kenaikan BBM, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM sebesar rata-rata 30%-an.

Dan sebagaimana sudah diduga, tadi malam hampir semua SPBU penuh dengan antrian pembeli BBM. Termasuk saya tentunya, karena malam itu memang jatah saya untuk isi bensin, kalau tidak ingin besok paginya dorong mobil karena habis bensin.

Uniknya, antrean panjang justru terjadi di segmen sepeda motor. Apalagi di SPBU yang dekat dengan kawasan kampus…wuih….puueeennuuuuh.

Kata si narator…Cuma Ada di Indonesia….antri BBM, antri Minyak tanah, antri BLT……

Belajar dari ilmu Rafting

Ini email yang saya kirim ke teman-teman pada Mey 2006. Ketika lagi booming hobi Rafting. Hampir semua unit bikin acara outbound n rafting.

Nah, supaya kegiatan rafting ini tidak sekedar dapat capek, ada baiknya jika kita mencoba memahami hikmah yang bisa didapat dari rafting tersebut.

————————————————————————————–

Mengutip cerita Aa Gym, hari minggu kemarin, tentang ilmu Rafting/Arung Jeram.

Ketika berhadapan dengan masalah atau hambatan, kita bisa belajar dari orang yang sedang menempuh rute arung jeram.

Mengapa seorang pengarung jeram tidak menyalahkan batu yang diam menghalangi jalurnya? Atau menyalahkan arus sungai yang menderas yang mengombang-ambing perahunya?

Ya..karena dia lebih fokus kepada mencari bagaimana caranya dia bisa mengarungi sungai dan sampai kepada tujuan dengan selamat. Apapun cara dilakukannya, bakhan sampai turun ke sungai untuk menarik perahunya pun dilakoni.

Maknanya…..masing-masing rekan tentu sudah lebih pandai memahaminya.

Wednesday, May 21, 2008

Inspiring Blog

Pagi-pagi nuansa hati sedang nggak terlalu bagus. Jadi untuk menghilangkan bete aku blogwalking aja (halah..cari alasan pembenaran untuk gak belanja dan masak sebelum ke kantor )
Kemudian, ketemulah blog yang inspiring di sini . Luar biasa energi beliau, di usia yang tidak lagi sedikit, tapi tetap enerjik dan ini yang penting update & gaul
Jadi kebayang Ibu saya yang dua tahun lagi genap usia 60, tapi karena sedang gundah gulana setelah ditinggal pergi ayahanda, menjadi terlihat lebih tua dari usianya.
Kayaknya perlu ajak Ibu berkunjung ke blog itu dan beberapa blog sejenis, untuk mengembalikan semangat beliau.
Tks for bu Poppi n Bunda Nihaya untuk inspirasinya.




Thursday, May 08, 2008